Benny Yohanes's Blog

welcome to my blog :)

Jendela Kecil AQUASCAPE

"Greenland" Iwagumi Tank

Aquascape adalah seni dalam mendekorasi tanaman dalam ekosistem buatan. Dimasa kini, aquascape dijadikan sebagai suatu hobi oleh banyak orang. Semakin tahun, peminat akan hobi ini semakin bertambah. Hal ini terbukti dari semakin ramainya toko-toko yang menyediakan peralatan dan tanaman untuk aquascape dan komunitas-komunitas aquascape yang semakin banyak merambah di dunia internet untuk saling bertukar ilmu dan juga berjualan. Dalam satu aquarium, seorang hobiis dapat menghabiskan biaya sekitar Rp.200.000 hingga puluhan juta, tergantung dari peralatan dan aquarium yang digunakan. dari range harga diatas, dapat dikatakan bahwa hobi ini layak digandrungi dari kalangan bawah hingga kalangan atas.

Tanaman yang digunakan aquascape adalah tanaman yang berasal dari rawa dan sungai, sedangkan media yang dijadikan wadah sebagai tanaman tersebut adalah aquarium. Dalam ber-aquascaping, kita dituntut untuk mampu mendekorasi aquarium dengan tanaman yang cocok sesuai tipe style yang kita inginkan. Selain itu, kita pun dituntut untuk mengetahui parameter air agar tumbuhan yang berada dalam aquarium tersebut mampu bertumbuh dan berkembang dan mampu beradaptasi di dalam air. Tingkat kesulitan yang begitu tinggi merupakan tantangan bagi para hobiis untuk terus mencoba menaklukannya hingga berhasil.

Kesabaran , ketekunan dan pengetahuan dalam ber- aquascaping sangatlah diperlukan dalam memulai hobi ini. ketiga hal diatas merupakan hal mutlak yang harus ada di benak para pemain. Setelah ketiga hal diatas, barulah dimulai ke tahap berikutnya, yakni pembenahan peralatan. Para pemula, terkadang suka menggebu-gebu dalam memulai aquascape. Hal inilah yang menjadi pemicu kegagalan dalam ber-aquascaping. Berikut ini merupakan peralatan mutlak yang digunakan dalam aquascape yakni;

1. Aquarium

Aquarium adalah hal utama yang wajib dimiliki sebelum memulai aquascaping ini. berikut ini hal yang perlu diingat dalam menentukan aquarium

– Semakin besar aquarium semakin besar pula volume air didalamnya, begitu pula sebaliknya
– Semakin besar volume nya, semakin besar pula biaya yang dikeluarkan, begitu pula sebaliknya. Dalam hal ini, tergantung budget dari para hobiis.
– Semakin besar aquariumnya, semakin mudah para pemain dalam mendekorasi hardscape (kayu, batu, dll) dan tanamannya, begitu pula sebaliknya
– Semakin besar volume air, parameter air lebih stabil, begitupula sebaliknya. Dalam hal ini, penambahan pupuk dan pemberian karbon dioksida, dll yang akan digunakan nantinya akan menentukan parameter air
– Semakin besar volume air, semakin tebal kaca yang harus digunakan, begitupula sebaliknya. Dalam hal ini, ketebalan kaca sangatlah berpengaruh dalam menahan beban aquariumnya.

Penentuan volume air dapat ditentukan dari luasan aquarium yang dipakai. Misalnya; untuk aquarium ukuran (p x l x t )cm = 100cm x 50cm x 50cm, memiliki volume 250.000cm3 = 250 liter

2. Pupuk

Pada umumnya, pupuk mengandung nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman dan hal tersebut juga berlaku pada tanaman di aquascape. Di dunia aquascape tersedia bermacam-macam jenis pupuk, baik berupa padatan (substrat dasar) maupun cairan.

3. Substrat

Terdapat berbagai substrat yang ditawarkan dalam hobi aquascape. Dalam dunia aquascape terdapat bermacam-macam substrat diantaranya, yakni; pasir silika, pasir malang, tanah sawah hingga substrat khusus yang digunakan untuk aquascape (ADA soil, Nisso soil, Azoo soiil, dll). Masing – masing substrat memiliki kelebihan dan kekurangannya, secara umum akan dibagi dalam beberapa point, diantaranya;

A. Substrat khusus aquascape (ADA soil, Nisso soil, Azoo soil, dll)
a. Kelebihan :
– Tidak memerlukan tambahan pupuk pada setup awal, dikarenakan substrat khusus jenis ini sudah mengandung elemen penting yang menunjang untuk kebutuhan tanaman.
– Substrat mampu menahan dan menstabilkan Ph antara 5.5 – 7, yang notabenenya sangat dibutuhkan oleh tanaman
b. Kekurangan:
– Dalam jangka panjang( > 6 bulan ), butiran akan hancur, kemampuan untuk menahan Ph antara 5.5 – 7 akan semakin berkurang, dan beberapa jenis substrat khusus ini akan menyebabkan air menjadi berwarna kuning
– Harga yang ditawarkan lebih mahal dibandingkan substrat lainnya
B. Pasir Silika, Pasir Malang
a. Kelebihan :
– Ukuran granule bervariasi
– Dalam jangka waktu panjang, butiran tidak akan hancur
b. Kekurangan :
– Harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan substrat khusus aquascape
– Tidak dapat menahan ph diantara 5.5 – 7
– Diperlukan pupuk (N, P, K) untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan tanaman.

4. Tanaman

Pemilihan jenis tanaman sangatlah berpengaruh terhadap keindahan aquascape. Berdasarkan posisinya, tanaman di aquascape dibagi menjadi 3, yakni;

– Foreground (Depan)

Pada umumnya tanaman yang menghiasi di bagian terdepan adalah tanaman yang berbentuk seperti karpet (merambat kiri-kanan). Jenis tanaman yang biasanya menghiasi bagian terdepan, yakni; Hemianthus cuba, Glossostigma elatinoides, dll.

– Midground (Tengah)

Pada umumnya tanaman yang menghiasi bagian tengah adalah tanaman yang tidak terlalu tinggi dan menutupi bagian background (belakang). Jenis tanaman yang biasanya menghiasi bagian tengah, yakni; Eleocharis sp, staurogyne sp, dll.

– Background (Belakang)

Pada umumnya tanaman yang menghiasi bagian belakang adalah tanaman yang menjulang tinggi. Jenis tanaman yang biasanya menghiasi bagian belakang, yakni; Eleocharis vivipara, Valisneria nana, dll.

NB: Pembagian posisi diatas tergantung dari dekorasi masing-masing pemain. Yang terpenting dalam pembagian posisinya harus disesuaikan tinggi-pendeknya suatu tanaman. Hal ini untuk menghindari penghalangan tanaman disetiap posisi tanaman.

Terdapat bermacam-macam tanaman yang dijual baik di toko ikan maupun di jejaring forum komunitas aquascape.

5. Lampu

Tanaman membutuhkan fotosintesis agar dapat bertumbuh dan berkembang. dalam hal ini, peran cahaya matahari sangatlah diperlukan dalam proses fotosintesis tanaman, akan tetapi di dalam aquascape, peran cahaya matahari dapat digantikan oleh cahaya lampu. Setiap tanaman memiliki tingkat rangsangan cahaya yang berbeda-beda untuk tumbuh. Kebutuhan lampu juga disesuaikan dengan volume aquarium dan jenis setup yang akan kita buat. Berdasarkan kebutuhan tanaman akan rangsangan cahaya, tipe cahaya dibagi menjadi 3 kelompok, yakni;

– High light (tingkat pencahayaan tinggi)
Pada umumnya rentang perbandingan cahaya dengan volume, yakni 1watt / liter.
– Mid light (tingkat pencahayaan sedang)
Pada umumnya rentang perbandingan cahaya dengan volume, yakni 1/2watt / liter
– Low light (tingkat pencahayaan rendah)
Pada umumnya rentang perbandingan cahaya dengan volume, yakni 1/4watt/liter

6. Sistem filtrasi

Sistem filtrasi sangat diperlukan di dalam suatu ekosistem buatan perairan. Terdapat bermacam-macam sistem filtrasi yang digunakan untuk aquascape, diantaranya yakni;

• Filter Canister (External)

Filter Canister

• Filter Hang-on

Filter Hang-on

• Filter Internal

Filter Internal

• Filter Sump

Filter Sump

• Undergravel Filter

Undergravel Filter

Dari bermacam-macam filter yang baik untuk aquascape diatas, memiliki fungsi filtrasi yang berbeda-beda pula. Secara umum fungsi filtrasi dibedakan menjadi 3 fungsi, yakni

• Filter sebagai fungsi mekanik

Fungsi sistem filtrasi mekanik yaitu untuk menyaring semua kotoran/debu dengan mengalirkan air aquarium melewati spon/kapas. Selain membuat air menjadi keruh, kotoran/debu yang menempel di daun akan menghalangi daun menyerap cahaya dan nutrisi sehingga fotosintesis menjadi terhambat.

• Filter sebagai fungsi kimia

Filter bisa menggunakan media khusus (karbon aktif, zeolid, dll) untuk menyerap zat berlebihan yang merugikan maupun yang menguntungkan bagi aquascape. Karena itu, penggunaan media khusus di dalam filter hanya dianjurkan untuk awal-awal setup aquascape (sekitar 1-2 bulan pertama).

• Filter sebagai fungsi biologis

Fungsi biologis dari filter merupakan fungsi yang paling penting untuk menjaga kestabilan air aquascape. Dengan menggunakan bidang yang luas di spon/kapas dalam filter, bakteri bisa hidup dan menempel disana untuk mengurai amonia menjadi bentuk yang lebih aman.
Untuk mengerti bagaimana bakteri tersebut membantu menjaga stabilnya air dalam aquascape maka kita perlu mengerti bagaimana siklus nitrogen secara umum.

7. Tabung CO2 / CO2 DIY (Do It Yourself) – Optional Part

Tumbuhan melakukan fotosintesis untuk pertumbuhan, begitu pula pada tumbuhan pada aquascape. Pada saat melakukan fotosintesis, tumbuhan menghirup karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen. Kebutuhan karbon dioksida yang cukup dan stabil jumlahnya dibutuhkan dalam aquascape. Kekurangan dan kelebihan asupan karbon dioksida juga menyebabkan tumbuhnya algae yang diakibatkan tidak konstannya jumlah karbon dioksida di dalam air.

August 5, 2011 - Posted by | Uncategorized

2 Comments »

  1. nice share bro

    Comment by Renno Yose Rizal | January 21, 2013 | Reply

  2. top markotop bro.. so nice (y)

    Comment by anggi | June 11, 2014 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: