Benny Yohanes's Blog

welcome to my blog :)

DAFTAR ISTILAH RESUME EKOLOGI LAUT TROPIS

Berikut merupakan daftar istilah dari resume materi kuliah ekologi laut tropis http://josuasilitonga.wordpress.com/2010/04/13/resume-marine-ecology/

Abiotik : Komponen tak hidup yang komponen fisik dan kimia terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari. Dapat dikatakan bahwa abiotik merupakan bahan tak hidup berupa medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup.

Algae : Rumput Laut, Tumbuh-tumbuhan laut yang merupakan tumbuhan berthalus (thallopyta)

Asam Karbonat : Senyawa kimia yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan dengan pH lebih kecil dari 7. Senyawa ini mempunyai rasa asam dan bersifat korosif.

Autotrophic Organism (Organisme autotrof) : Organisme yang mampu mensistesis makanannya sendiri yang berupa bahan organik dari bahan-bahan anorganik sederhana dengan bantuan sinar matahari dan zat hijau daun (klorofil)

Bakteri : Organisme uniseluler (bersel tunggal), prokariota/prokariot, tidak mengandung klorofil, serta berukuran mikroskopik (sangat kecil)

Biota : Tumbuh-tumbuhan, hewan dan mikroorganisme hidup

Biotik : Komponen hidup yang terdapat dalam alam semesta, misalnya; manusia, hewan, tumbuhan, jamur, bakteri, dll.

Cahaya : Berhubungan dengan sinar

Coastal Resources Management : Pengelolaan sumber daya pesisir

Coastal Zone Management : Pengelolaan wilayah pesisir

Coastal Zone Resources Management : Pengelolaan sumber daya wilayah pesisir

Ekologi : Ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup, dan interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya.

Ekosistem : Penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik abiotik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme.

Ekosistem Lamun : Tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang mampu beradaptasi secara penuh di perairan yang salinitasnya cukup tinggi atau hidup terbenam di dalam air dan memiliki rhizoma, daun, dan akar sejati.

Ekosistem Mangrove : Hutan yang terutama tumbuh pada tanah lumpur aluvial di daerah pantai dan muara sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut

Ekosistem Terumbu Karang : Ekosistem di dasar laut tropis yang dibangun terutama oleh biota laut penghasil kapur (CaCO3) khususnya jenis – jenis karang batu dan alga berkapur, bersama-sama dengan biota yang hidup di dasar lainnya

Eksploitasi : Pemanfaatan sumberdaya

Erosi : Proses pengkisan tanah dan tanah tersebut berpindah tempat oleh kekuatan angin, air atau gravitasi

Faktor Pembatas : Jumlah minimum dan maksimum suatu unsur (cahaya, suhu, dan nutrien) yang mempengaruhi proses kehidupan

Fitoplankton : Plankton yang berupa tumbuh-tumbuhan

Fosfat : Senyawa alam yang mempunyai dua bentuk yakni senyawa fosfat Organik (pada tumbuhan) dan senyawa fosfat Anorganik (air dan tanah)

Habitat : Tempat tinggal makhluk Hidup

Hayati : Suatu istilah pembahasan yang mencakup semua bentuk kehidupan, yang secara ilmiah dapat dikelompokkan menurut skala organisasi biologisnya, yaitu mencakup gen, spesies tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme serta ekosistem dan proses-proses ekologi dimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya

Herbivora : Hewan pemakan tumbuh-tumbuhan

Hukum Toleransi Shelford : Hukum yang menyatakan tentang suatu toleransi dari jumlah minimum dan maksimum suatu unsur yang mempengaruhi kehidupan

Integrated Coastal Management : Pengelolaan wilayah pesisir

Integrated Coastal Resources Management : Pengelolaan terpadu sumber daya wilayah pesisir

Integrated Coastal Zone Management (ICZM) : Pengelolaan terpadu wilayah pesisir

Integrated Coastal Zone Planning and Management : Pengelolaan dan perencanaan terpadu wilayah pesisir

Karbon Dioksida: Sejenis senyawa kimia yang terdiri dari dua atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon

Kelembapan : Konsentrasi uap air di udara

Klorofil : Zat hijau daun yang diperlukan oleh tumbuhan untuk fotosintesis

Komensalisme : Sebuah simbiosis yang salah satunya diuntungkan dan pihak yang lain tidak diuntungkan dan tidak dirugikan

Kompetisi : Merupakan interaksi antarpopulasi, bila antarpopulasi terdapat kepentingan yang sama sehingga terjadi persaingan untuk mendapatkan apa yang diperlukan

Komunitas : Merupakan kumpulan populasi yang menempati suatu daerah pada suatu waktu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain

Konsumen :  Setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan

Laut Kutub : Laut yang mempunyai masa produktifitasnya sangat pendek, dikarenakan intensitas cahaya matahari didaerah ini sangat kurang

Laut Subtropik : Wilayah laut yang mendapatkan intensitas sinar matahari bervariasi menurut musim (dingin, semi, panas dan gugur)

Laut Tropis : Wilayah laut yang menadapatkan sinar matahari terus menerus sepanjang tahun, hanya ada dua musim, hujan dan kemarau

Limbah : Hasil buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga,dll)

Logam berat: Logam dengan massa jenis lima atau lebih, dengan nomor atom 22 sampai dengan 92. Logam berat dianggap berbahaya bagi kesehatan bila terakumulasi secara berlebihan di dalam tubuh

Logos : Ilmu

Mamalia : Hewan yang menyusui

Marine Management Area / Marine Protection Area : Daerah pengelolaan laut / Daerah perlindungan laut

Mutualisme : Sebuah simbiosis yang saling menguntungkan

Netral : Tidak memihak dan berpihak

Nitrat : Hasil perubahan senyawa nitrit oleh bakteri

Nursery Ground : Tempat untuk bertelur

Nutrient (Nutrisi) : Zat hara

Oikos : Habitat

Organism Heterotrof (Organisme Heterotrof) : Organisme yang mampu menyusun kembali dan menguraikan bahan-bahan organik kompleks yang telah mati ke dalam senyawa anorganik sederhana

Parasitisme : Sebuah simbiosis yang salah satunya dirugikan dan yang lainnya diuntungkan misalnya pada simbiosis antara Hewan dan bekteri

pH : Derajat keasaman

Populasi : Merupakan kumpulan individu sejenis yang menempati suatu wilayah dalam kurun waktu-tertentu yang saling berinteraksi

Predasi : Predator atau pemangsa, kematian yang diakibatkan oleh predator (pemangsa)

Predator : Pemangsa

Predator Tertinggi : Pemangsa yang menduduki peringkat teratas pada rantai makanan

Produktivitas : Kegiatan untuk menghasilkan sesuatu

Produsen : Dapat diartikan sebagai penghasil. Produsen dalam ekosistem merupakan organisme (tumbuhan hijau atau tumbuhan yang mempunyai klorofil) yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri (autotrof) melalui fotosintesis

Relung (Niche) : Sebuah konsep yang dikembangkan oleh Charles Elton (1927), yang berarti ruang/tempat yang ditinggali organisme, juga peranannya dalam komunitas, dan posisinya pada gradient lingkungan: temperatur, kelembaban, pH, tanah dan kondisi lain

Respirasi : Suatu proses pengambilan O2 untuk memecah senyawa-senyawa organik menjadi CO2, H2O dan energi

Sedimentasi : Suatu proses pengendapan material yang ditransport oleh media air, angin, es, atau gletser di suatu cekungan

Senyawa Organoklorin : Senyawa sintetik yang mempunyai aktifitas spektrum sangat luas, bersifat apolar dan persisten

Siklus Biogeokimia (Siklus Organik Anorganik) : Siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik

Siklus Fosfor : Siklus biogeokimia dimana fosfor dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi

Siklus Mineral : Siklus biogeokimia dimana mineral dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi

Siklus Nitrogen : Siklus biogeokimia dimana Nitrogen dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi

Suhu : Berhubungan dengan temperatur

Suksesi : Perubahan akibat suatu kondisi alam ataupun karena ulah manusia

Temperatur : Berhubungan dengan suhu

Topografi : Studi tentang bentuk permukaan bumi dan objek lain seperti planet, satelit alami (bulan dan sebagainya) dan asteroid

Trofik : Tingkatan makan-memakan pada suatu ekosistem

ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) : Zona yang luasnya 200 mil dari garis dasar pantai, yang mana dalam zona tersebut sebuah negara pantai mempunyai hak atas kekayaan alam di dalamnya, dan berhak menggunakan kebijakan hukumnya, kebebasan bernavigasi, terbang di atasnya, ataupun melakukan penanaman kabel dan pipa.

April 13, 2010 - Posted by | Marine Ecology

1 Comment »

  1. […] Ekologi diperkenalkan oleh Ernest Haekal (1834-1914). Dia menyatakan ekologi berasal dari bahasa Yunani, […]

    Pingback by Resume Marine Ecology « Joesh's Blog | April 15, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: